Library

Library Database dengan SQL Express 2005 : Local vs Server

Kembali (lagi) bersama proyek LibIDO !

Kali ini dari divisi IT Pro yang mengurusi masalah database aplikasi akan menyampaikan laporan terbaru mengenai perkembangan proyek ini. Setelah melalui hasil diskusi sengit mengenai desain database yang akan digunakan, akhirnya kelompok kami berhasil memutuskan desain database yang akan digunakan dengan nama LibDB. Nantinya akan dirinci data base ini terdiri dari berapa tabel dan field2 yang akan disimpan.

Terdapat 4 tabel pada database yaitu :

  • Lib_ADMIN : tabel yang digunakan untuk menyimpan data admin atau pengguna perpustakaan yang terdiri dari id, username,password,sesi dan aktif.
  • Lib_BUKU : tabel yang digunakan untuk menyimpan data katalog buku pada aplikasi terdiri dari hal-hal yang perlu diketahui dari sebuah buku,seperti id, ISBN,judul,kategori dan sebagainya.
  • Lib_MEMBERS : tabel yang digunakan untuk menyimpan data member perpustakaan terdiri dari id,username,password,sesi,email dan alamat. Masih perlu penyempurnaan karena aplikasi mewajibkan untuk menyimpan riwayat peminjaman.
  • Lib_PEMINJAMAN : tabel yang digunakan untuk menyimpan data peminjaman.

Setelah desain selesai,maka pembuatan database pun dilakukan. Disini sang empunya tugas menimbang-nimbang teknik yang akan digunakan. Ternyata terdapat 3 teknik yang tersedia :

1.    Database Explorer di dalam Visual Web Developer

Tools ini menyediakan interface yang friendly untuk bekerja dengan objek database. Penggunaan nya sudah dibahas oleh kelompok Ronny

2.    2.    Microsoft SQL Server Management Studio

Tools ini harus di download terlebih dahulu karena bukan bawaan dari Visual Studio. Penggunaanya mirip dengan database explorer namun disertai kemampuan             untuk melakukan SQL query.

3. 3.   SQLCMD

Tools berbasis command-line. Cukup merepotkan menggunakannya tapi bagi yang ingin mencoba tidak ada salahnya juga.

Sang empunya (baca : Fakhri) tadinya memutuskan untuk membuat dengan database explorer,tidak alasan khusus. Akan tetapi, detik-detik akan melakukan eksekusi, ia diragukan kembali dengan tipe database yang akan dibangun dengan SQL Server ini : Local atau Server ?

Jika kita memiliki VS 2008 maka dapat dengan mudah membuat server database langsung dari Server Explorer. Tinggal klik kanan pada Data Connections dan memilih menu Create New. Sayang nya hal ini tidak bisa dilakukan dengan VWD. Bagi yang’keukeuh’ ingin menggunakan VWD bisa menggunakan tools yang kami sebutkan diatas. Nah,ketika server database di buat, maka database akan di –attach dan dapat digunakan pada aplikasi apapun yang berjalan pada server. Semuanya dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi ASP.NET

Local database dapat dibuat dengan VWD. Nah,dengan cara ini database akan ditambahkan pada project yang sedang dikerjakan. Database file akan ditambahkan pada App_data folder di dalam website. Caranya mudah,klik kanan pada project dan pilih Add new Item. Lalu pilih Sql Database dan add. Keuntungan terpenting dari penggunaan Local database adalah kemudahan pemindahannya ke lokasi yang baru. Ini bisa terjadi jika kita ingin mengirimkan database file kita kepada teman dan database local dapat digunakan secara langsung.

Setelah melihat dan menimbang, akhirnya diputuskan bahwa database yang digunakan adalah tipe – B , yaitu local database mengingat keuntungan yang dimilikinya. Setelah database selesai,maka sang empunya database keroyokan mengerjakan halaman web bersama tim developer.

Database yang dibuat :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s