Istilah pad joomla

Sejenak ninggalin dunia lunamaya dan sobat blogger semua, hampir 2 pekan lebih saya tidak menyentuhnya, kini hadir kembali untuk berbagi bersama sobat semua, dan tidak lupa ucapan Selamat Tahun Baru 2010 buat sobat blogger semua dari Sabang sampai Merauke. Sebenarnya postingan kali ini sudah diposting lebih dulu oleh Kang Rohman, tapi ngga apalah, bukannya banyak referensi akan lebih baik daripada hanya satu referensi saja, tul-kan sob. Joomla sebagai salah satu Content Management Systtem (CMS) yang biasa digunakan sebagai bahan pembangun blog atau weblog, mulai dari yang sederhana hingga website yang sangat kompleks seperti halnya WordPress, Drupal, PHP-Nuke, XOOPS dan masih banyak lagi yang lainnya. Joomla sebagai suatu Open Source CMS merupakan produk yang memiliki fitur yang sudah lengkap, stabil, dapat diandalkan dan biasanya dibuat dari server side script yang berlisensi open source juga. Untuk membuat suatu CMS dibutuhkan tool dan script tertentu. Berikut ini tool dan script yang berjalan di bawah sistem operasi Window: * Web Browser (Fire Fox) * Web Server (Apache) * Database Server (MySQL) * Script Engine (PHP) * Script Editor (Dreamweaver) * Software Upload (WS FTP Pro) * CMS Script (Joomla Server) Joomla merupakan pengembangan dari open source project Mambo, yang dulu sering disebut sebagai Mambo Open Source atau MOS. Joomla kini hadir dengan versi baru yang jauh berbeda dengan Joomla versi 1.0. Joomla yang baru tersebut diberi nama Joomla 1.5 yang sampai saat ini telah mencapai versi 1.5.10. Ok, lanjut… Ada baiknya kalo kita mengenal lebih dulu struktur file penting yang terletak di root direktori server Joomla, yaitu : * index.php, merupakan file utama untuk menampilkan halaman web Joomla. Beberapa pengaturan joomla terdapat pada file ini. Jika kita mengakses file ini, berarti kita membuka halaman depan website Joomla. * configuration.php, merupakan file yang terbentuk saat kita melakukan proses instalasi Joomla. Pada file ini terdapat pengaturan untuk koneksi ke database, dan pengaturan penting lainnya. Jika file ini rusak, website Joomla tidak akan berfungsi. * copyright.php, file ini berisi tentang hak cipta website CMS Joomla, walaupun sebenarnya lebih tepat disebut copyleft. * license.php, file ini berisi informasi tentang lisensi website CMS Joomla. * mainbody.php, ini merupakan file pendukung yang sangat penting dalam mengatur tampilan berita di website Joomla. * pathway.php, sebuah file yang berfungsi untuk menggambarkan urutan proses aplikasi yang ada di Joomla. Berikut ini adalah struktur direktori Joomla, yang terdiri dari : * Administrator, ini merupakan direktori khusus administrator untuk keperluan pengelolaan website Joomla. Mulai dari proses instalasi modul, komponen, mambot, bahasa sampai dengan proses manitenance web secara keseluruhan. * Cache, sebuah direktori khusus yang berfungsi untuk menyimpan data sementara di komputer pengguna, tujuannya adalah mempercepat proses loading web jika dibuka pada waktu lain. Fungsinya sama dengan memori komputer. * Components, merupakan direktori tempat menyimpan seluruh komponen yang terinstall di website Joomla. * Editor, sebuah direktori khusus untuk menyimpan berbagai editor yang diinstall pada website Joomla. * Help, sebuah direktori khusus untuk menampilkan bantuan jika kita menemukan kendala dalam menggunakan Joomla. * Images, adalah direktori tempat menampung file-file gambar guna keperluan website Joomla. * Includes, ini merupakan direktori pendukung bagi aplikasi Joomla yang lain. * Instalation, direktori yang digunakan dalam proses instalasi website Joomla. Jika proses instalasi selesai, direktori ini sebaiknya dihapus untuk pertimbangan keamanan web di masa datang. * Language, sebuah direktori khusus untuk menampung jenis-jenis bahasa yang dapat digunakan di website Joomla. Sehingga kita bisa membuat sebuah website yang multi bahasa. * Mambots, sebuah direktori untuk menampung tool tambahan dari Joomla. Misalnya, mos images, mos pagebreak, dan lain-lain. * Media, sebuah direktori yang diperuntukkan untuk menyimpan dan meng-upload file ke dalam website Joomla, baik file gambar maupun teks. * Modules, tempat menyimpan modul-modul yang terinstal di website Joomla. * Templates, tempat menyimpan semua template yang terinstal di website Joomla. Berikut adalah istilah penting pada Joomla, antara lain : * Module, adalah bagian unit fungsi dari Joomla yang berguna untuk menampilkan fitur-fitur utama Joomla serta menampilkan beberapa komponen terkait. Secara default, Joomla menyediakan beberapa modul, seperti : o Component, adalah sebuah aplikasi yang menambah nilai guna Joomla. Sebuah component mempunyai konfigurasi di bagian jendela administrasinya. Misalnya komponen weblink, contact form, polling dan lain sebagainya. o Mambots, sebuah unit fungsi Joomla yang disisipkan untuk memanipulasi ataupun menterjemahkan konten yang diproses sebelum ditampilkan. Seperti Mambots Editor, Mos Image, dan lain sebagainya. o Template, sebuah aplikasi yang berfungsi untuk mengatur tampilan website Joomla secara keseluruhan. Template ini mirip dengan istilah Theme di WordPress. Pada template ini diatur sedemikian rupa sehingga website dapat tampil sesuai keinginan kita. o Content, msemua berita/artikel/module/komponen yang terdapat dalam website secara keseluruhan. Berikut adalah aplikasi pendukung Joomla, antara lain : * Aplikasi PHP, aplikasi PHP mutlak diperlukan karena Joomla sendiri dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP. Aplikasi PHP ini dapat kamu download di website resminya, http://www.php.net atau langsung ke http://www.php.net/downloads.php. * Web Server Apache, karena Joomla menggunakan bahasa pemrograman PHP, diperlukan sebuah server untuk mendukung aplikasi tersebut. PHP adalah bahasa pemrograman web yang bersifat server side. Aplikasi server yang dibutuhkan oleh Joomla adalah Apache. Silahkan download di http://www.apache.org atau langsung ke http://httpd.apache.org/download.cgi. * Database MySQL, yang merupakan pilihan Joomla tempat menyimpan seluruh content web. MySQL merupakan Relational Database Management System yang berlisensi GNU/GPL dan dapat di download secara gratis di http://www.mysql.som. Sedangkan link downloadnya atau di http://dev.mysql.com. Untuk mempermudahnya daripada mendownload satu per satu aplikasi di atas semua yang diperlukan, saat ini banyak juga beredar software yang bersifat multi aplikasi, artinya dengan sekali instal, ketiga aplikasi yang diperlukan di atas langsung terinstal dan terkonfigurasi dengan baik. Aplikasinya adalah WAMP (Window Apache Mysql dan PHP) yang bisa didownload di http://www.wampserver.com. Ok, sampai ketemu dipostingan berikutnya tentang Instalasi WAMPSERVER secara offline, untuk menginstal CMS Joomla pada komputer sendiri dan tidak terhubung dengan internet, bisa disebut juga localhost. Tapi kamu bisa juga kunjungan blog Kang Rohman yang sudah lebih dulu mempostingnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s