Membaut DNS di Webmin

MEMBUAT NAMA DOMAIN SENDIRI PADA NAME SERVER ANDA

Anda ingin membuat nama domain sendiri khusus untuk jaringan lokal anda? Nah, anda tidak perlu lagi membeli nama domain baru, cukup manfaatkan dns name server yang sudah terinstall. Untuk cara installasi, silahkan lihat artikel sebelumnya yang berjudul “Membangun DNS Name Server sendiri”.

Dalam tutorial ini, saya akan membahas pembuatan nama domain lokal menggunakan tool adminsitrasi Webmin (baca artikel “Administrasi System secara mudah menggunakan Webmin”). Pertama – tama, buka dulu webmin melalui web browser kesayangan anda dan login dengan user dan password yang sudah anda tentukan.

Setelah masuk ke Webmin, klik pohon “Server” pada daftar pohon, lalu pilih “Bind DNS Server”. Jika tidak ada di pohon “Server”, anda bisa menemukannya di pohon “Un-used Module”.

Scroll halaman ke bawah, dan klik pada link Create master zone.

Pada halaman “Create Master Zone”, isikan Domain name / Network dengan nama domain baru anda. Misalnya, “mediainformatika.edu.” (Akhiri dengan tanda titik). Setelah itu, berikan alamat Name Server yang akan digunakan pada Master Server. Alamat Name Server bisa berupa IP atau Nama Host. Dalam contoh ini, saya menggunakan name server “192.168.0.1” (Yang merupakan komputer saya sendiri). Masukkan juga alamat E-Mail penanggung jawab domain tersebut pada E-Mail Address. Setelah itu, klik tombol Create (Abaikan saja pengaturan lainnya).

Sekarang, anda masuk ke halaman Edit Master Server. Di halaman ini, anda bisa mengatur parameter – parameter dari domain yang baru anda buat. Pertama – tama, anda bisa mengatur name server apa saja yang bisa mengenali domain baru anda. Misalnya jika anda ingin domain anda diketahui oleh name server tetangga.

Isikan Name Server yang anda maksud pada kotak teks Name Server. Jika anda ingin juga mengenalkan domain level ketiga (Misalnya www.mediainformatika.edu) ke name server tersebut, anda bisa isi kotak teks Zone Name dengan domain level ketiga yang diinginkan (Misalnya, www). Setelah itu, klik create. Dalam contoh ini, saya mengenalkan domain mediainformatika.edu, http://www.mediainformatika.edu pada name server 192.168.0.1 dan juga mengenalkan domain tersebut pada name server 10.66.29.254. Setelah selesai, klik “Return to record types” untuk kembali.

TIP. Jika memiliki mail server, anda bisa mengatur record MX untuk penerimaan e-mail. Mengenai Record MX ini akan dibahas pada artikel mendatang.

Yang terakhir, anda perlu mengatur alamat tujuan dari domain yang anda buat. Klik pada link Address untuk membuka pengaturan tersebut.

Masukkan domain level ketiga pada teks Name dan alamatnya pada bagian Address. Dalam contoh ini, saya akan membuat dua pengalamatan. Pengalamatan pertama adalah dari mediainformatika.edu (tanpa domain level ketiga) ke 192.168.0.1 dan http://www.mediainformatika.edu ke IP yang sama, yaitu 192.168.0.1. Setelah selesai, klik Return to Zone list.

Untuk menerapkan domain baru, klik pada tombol Apply Changes pada bagian bawah halaman. Maka domain baru sudah bisa anda akses. Untuk mengetes domain baru, silahkan lakukan ping ke domain baru anda (Pastikan Name Server sudah ditambahkan pada daftar name server di client). Jika ping berhasil, maka selamat!

TIP. Untuk pengalamatan dari IP ke Nama domain, anda bisa menambah zone baru yang berupa Reverse Master Zone. Pengaturannya hampir sama dengan Forward Master Zone, namun pengalamatannya terbalik. Yaitu, dari nomor IP ke alamat domain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s